Kamis, 17 Januari 2013

Rindu Kasih Sayang Tuhan



Hari demi hari aku lewati dengan penuh kecemasan, ketakutan, kesendirian dan kekhawatiran. Aku merasa hidupku ini tidak ada artinya lagi, semua hal yang aku lakukan selalu salah dimata mereka...Mereka anggap apa aku ini?? Mereka selalu datang padaku disaat mereka punya masalah dan bimbang, aku selalu menjadi pendengar setia Mereka, aku selalu ada disaat mereka sedang membutuhkan aku . . . Tapi kenapa disaat aku membutuhkan mereka,, dan aku berharap mereka juga bisa menjadi pendengar setiaku dan membantu memberi solusi untukku,, mereka tidak ada. . .
Mereka sibuk dengan dunianya masing2. . .Hanya gelapnya malam yang menemani aku dan air mataku, sering kali aku merasa lelah dengan dunia ini. Aku merasa tidak ada seorang pun yang peduli dengan aku.Aku hanya bersabar dan terus berdoa, akan kah penderitaanku akan berakhir??Hingga suati hari aku harus bertemu dengan seorang lelaki yang tidak aku kenal, diawal perkanalan kami memang tidak begitu indah. Setelah lama kami berteman dan menjalin relasi, aku melihat dia begitu baik dan perhatian, selalu ada saat aku ada masalah, selelu membantu aku dalam segala hal.Hingga Akhirnya dia mengungkapkan cinta kepadaku,, aku bingung, aku tidak ingin persahabatan kami akan berakhir nantinya. Aku termenung.
Saat itu terbayang dalam ingatanku kejadian2 sebelumnya, dimana aku disakiti dan dikhianati oleh teman laki-laki ku, dengan mudahnya dia melupakan aku, berjalan dengan temanku sendiri didepan mataku !!!Bisakah kaliann bayangkan batapa hancurnya hatiku saat itu??Setelah aku tersadar dari permenunganku, tanpa berpikir panjang aku menerima sahabatku menjadi kekasihku, karena aku berfikir bahwa dia lebih baik dari teman2 laki-laki ku sebelumnya. Waktu terus berlalu, aku jalani kisah baruku dengannya begitu indah, dan aku merasa lebih dihargai. Namun setelah 1 tahun kami menjalani hubungan, dia mulai memperlihatkan sikap-sikapnya yang kurang baik, dia berubah menjadi kasar, otoriter, Posesif dan cemburuan yang berlebihan. Aku tidak kuat lagi melihat sikapnya yang sangat membuat aku tertekan. . .Setiap kali minta putus dia selalu mengancam akan membuat hidupku semakin menderita.Oh Tuhan dosa apa yang telah aku lakukan sehingga aku harus menanggung semua beban hidup ini sendirian?? Aku lelah dengan hidup seperti ini !!! Rasanya aku ingin mati saja,, daripada hidup tidak pernah merasakan bahagia.
Aku rindu kasih sayangmu Tuhan, Aku Haus akan dikau bagaikan tanah yang tandus. Seperti seekor Rusa yang Rindu akan Sungai-Mu . . . 

0 komentar:

Posting Komentar