Minggu, 13 Oktober 2013

Aku Percaya Cinta Bisa Kadaluarsa

Hai Diary Lamaaku, udah lama kita tak bersua, kamu apa kabar? Maaf aku jarang buka kamu, kan kamu sendiri tau apa masalahnya. Iya bener banget, masalah koneksi dan jaringan yang tak mendukung untuk aku berbagi denganmu (cieleh sok melow banget deh gueeh :D) 
Pagi ini aku masih berpikir tentang film yang aku tonton tadi malam, Cinta Brontosaurus. Aku yakin kamu pasti tau, film terbarunya dari Raditya Dika ini. Ya, film itu membuat aku berkata dalam hati "iya juga, ya?" 
Memang ada benarnya juga kalo cinta emang bisa kadaluarsa. 
Lalu aku bertanya dalam hati, terus bagaimana dengan cinta sejati? Benar-benar ada atau hanya imaginasi manusia yang bersifat fiksi. 
Dalam kehidupanku sendiri contohnya, aku juga pernah merasakan adanya puncak kejenuhan di dalam suatu hubungan yang tidak bisa dicari jalan keluarnya. 
Satu-satunya cara ya cuma putus. 
Dan itupun gak semudah yang aku bayangkan, banyak cacian dan hinaan yang menganggap aku jahat, pengkhianat, tidak konsisten atau apalah sejenisnya. 
Tapi coba sejenak kita fikirkan, untuk apa kita bertahan pada suatu hubungan sedangkan hati kita sudah merasa tidak nyaman?
Yah,, namanya juga hidup gak selamanya bahagia, gak selamanya juga sedih, ada rasa sayang, suka, benci, bosan, dan jenuh itu wajar aja menurutku, karena hidup itu tidak datar. Harus seperti nada lagu, ada saatnya untuk suara tinggi, juga ada suara rendah supaya enak didengar dan tidak monoton.
Karena film itu juga aku sadar, aku juga malu sama diriku sendiri. Dulu aku pernah galau berkepanjangan hanya karena putus cinta. Karena cinta gak selamanya indah dan harus happy ending, tapi itu semua bisa aku jadikan pembelajaran dan pengalaman yang sangat berharga banget buat aku.
Dan aku semakin yakin kalau cinta bisa kadaluarsa.
Mungkin hanya Habibie dan Ainun yang bisa merasakan kesejatian cinta :D
Mungkin juga hanya orang-orang yang mempunyai rasa cinta dan kesetiaan  sekuat Brontosaurus yang punya komitmen untuk hubungan mereka, atau mereka-mereka yang mengawetkan cinta mereka dengan formalin :D
Dan untuk saat ini aku belum percaya dengan komitmen dalam suatu hubungan, apalagi cinta sejati. Bukannya aku gak bisa move on atau jera dengan pengalaman masa lalu, tapi untuk saat ini sepertinya sendiri dulu adalah lebih baik, dengan menyandang status Jomblo Terhormat ^^
Sendiri itu menyenangkan, kita bisa melakukan banyak hal dan eksperimen tanpa harus merasa dimata-matai, bisa gila-gilaan dengan teman-teman dengan bebas tanpa harus sok jaim karena ada pacar, bisa punya banyak akun sosial media tanpa ada larangan ini itu, bisa konsentrasi dengan pekerjaan, pendidikan, maupun karier,meskipun demikian aku juga gak munafik kalau kadang aku juga ngerasa kesepian, gak ada yang perhatiin nyuruh makan, nyuruh mandi heee.  Dan yang paling penting buat aku, aku bisa kerja keras untuk berusaha menggapai cita-citaku yang sempat tersendat karena kebodohanku di masa lalu (*^▽^*)

0 komentar:

Posting Komentar